



Ya disatu sisi, memang banyak juga orang yang menyesalkan peristiwa ini,
tetapi pandangan dari sisi saya, maka anak yang masih kecil ini, berani
menanggung segalanya, termasuk untuk tidak menggugurkan bayinya, ini luar
biasa!.
Betapa banyak yang kita saksikan dan kita dengar, banyak orang yang
melakukan aborsi dan membunuh bayi tak berdosa , karena tidak sanggup
menanggung beban dan tak berani bertanggung jawab.
Dilihat dari sisi yang ini, maka orang orang yang lebih dewasa ( yang
mengambil jalan pintas ) seharusnya merasa "malu".
Inilah kebebasan HAM. Tanpa dipengaruhi keyakinan/agama yang dianutnya
karena faktanya bicara "setelah terjadi, saya harus bertanggung jawab".
Tidak ada masyarakat yang menudingnya bersalah dengan berbagai
ajaran/agamanya. Semoga dia menikah dan mempunyai anak kandung bukan
karena pingin ngetop yah?
Dalam ilmu biologi (waktu di sekolah) dikatakan (bahkan oleh Maslow) bahwa
kebutuhan pokok orang termasuk Biologis, tetapi tidak diuraikan bagaimana
cara pelampiasan bila belum berumur cukup untuk menikah menurut aturan
setempat, nah ini contohnya.
Biar ajalah
Good Boy (eeeeeh) Good Dad ;)
Buseeettttt. .....
LONDON - Mendengar anak di bawah umur menikah saja sudah luar biasa. Namun
di Inggris bocah usia 13 tahun sudah berstatus sebagai ayah.
Diberitakan News.au, Jumat (13/2/2009) yang mengutip laporan The Sun,
Alfie Patten, empat hari lalu resmi menjadi ayah setelah pacarnya,
Chantelle Steadman melahirkan bayi yang dinamai Maisie Roxanne di Rumah
Sakit Eastbourne , East Sussex , Inggris.
"Saya kira bagus memiliki seorang bayi. Saya tidak memikirkan bagaimana
kami mengusahakan kelahiran itu. Saya juga tidak memiliki uang, tapi ayah
saya terkadang memberikan 10 poundsterling (USD21)," kata Alfie.
Alfie yang masih tinggal bersama ibunya juga mengaku tidak tahu nerapa
biaya yang dikeluarkan untuk kelahiran anknya itu. Alfie sendiri masih
berusia 12 tahun saat Maise dikandungan. Pacarnya, memutuskan tidak akan
menggugurkannya.
Mereka sempat menyembunyikan kabar kehamilan hingga 18 pekan hingga sang
ibu curiga dengan kondisi berat badan Chantelle.
"Saat ibu mengetahui, saya kira akan menghadapi masalah besar. Kami
mengininkan bayi itu, tapi kami juga khawatir dengan reaksi orang-orang, "
kata Alfie.
Alfie mengaku belum tahu bagaimana menjadi seorang ayah. Namun dia
berkomitmen belajar menjadi ayah yang baik.
Sementara ayah Alfe sendiri, Dennis, yang tinggal di rumah berbeda,
dengannya mengaku Alfie adalah anak yang bertanggung jawab.
Chantelle dan Maisie sendiri keluar dari rumah sakit kamis kemarin dan
tinggal bersama keluarganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar